Pelatihan Pemanfaatan TTG

Siapa yang tidak kenal dengan jahe? Jahe merupakan salah satu tumbuhan yang berupa rimpang yang tumbuh didalam tanah. Ada banyak jenis jahe salah satunya yaitu jahe merah. Manfaat jahe merah sangat banyak terutama untuk kesehatan tubuh dan kecantikan tubuh.
Jahe merah yang mempunyai nama latin zingiber officinale var rubrum merupakan salah satu jenis jahe yang kandungannya sangat kuat. Jahe merah mempunyai ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan jahe lainnya tapi khasiatnya yang paling banyak. Kandungan yang paling banyak terdapat di jahe merah yaitu minyak asirin dan kandungan lainnya.
Prospek usaha budidaya jahe merah sangat menjanjikan(JIka kita survey kepasar,harga jahe merahmenembus angka Rp 40.000/kg).Hal ini dikarenakan sebagian orang berpendapat bahwa kita harus memiliki lahan yang luas untuk memulai usaha ini,selain itu juga kurangnya pengetahuan kita dalam pengelolaan.
Melihat manfaat dan nilai ekonomi jahe merah tersebut, BAPPERMAS KB Kabupaten Pemalang mengadakan Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG) Budidaya dan Olahan Jahe Merah yang diselenggarakan di balai desa Loning, Petarukan. Pelatihan ini ditujukan desa yang memiliki wilayah agraria yang memadahai. Dalam satu kabupaten diwakili empat desa, diantaranya Desa Kendalrejo, Desa Klareyan, Desa Loning dan Desa Ujunggede.
Desa Kendalrejo mengirimkan peserta sejumlah dari kelompok “Jambu Karang” yang beranggotakan Supriyadi, Musanep, Daryanto, Ma’arif, Maftuchin, Winuri, Turahmi, Junarti, Jumirah dan Suwatmi.
Dalam pelatihan ini peserta mendapatkan materisebegai berikut:
– Cara memilih bibit jahe yang unggul.
– Cara perlakuan penyemaian.
-Cara tanam jahe pola bokhasi kohe
– Cara perawatan tanaman jahe.
– Cara penanggulangan hama.

Selain mendapatkan materi budidaya, peserta juga mendapatkan materi pengolahan jahe menjadi bubuk jahe instan, dan dodol jahe.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.